• Mengurai Persaingan Panjang Ronaldo vs Messi


    Mengurai Persaingan Panjang Ronaldo vs Messi

    Akankah persaingan keduanya berlanjut setelah tujuh tahun berlalu?


    Akhirnya terkuak siapa yang memenangi penghargaan Ballon d'Or di tahun 2016 ini, yakni bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Kali ini, Ronaldo mengalahkan dua rivalnya yang sama-sama bermain di La Liga, yakni Lionel Messi (Barcelona) dan Antoine Greizmann (Atletico Madrid). Hasil tersebut memang sudah diprediksi karena tahun 2016 benar-benar milik Ronaldo. Sebab, mantan bintang Manchester United ini meraih dua gelar paling bergengsi di Eropa, yakni Liga Champions bersama Real Madrid dan membawa Portugal juara Piala Eropa.

    (Baca juga artikel:
    Kisah Sukses Para Mantan Pemain Bola Dunia)

    Ini adalah trofi keempat Ronaldo dari ajang tersebut. Sebelumnya, pemain berusia 31 tahun asal Portugal ini menjadi pemenang pada penghargaan edisi 2008, 2013 dan 2014. Dengan demikian, hanya Ronaldo dan Messi yang bisa memenangi trofi ini sebanyak empat kali (Messi bahkan sudah 5 kali).

    Sebenarnya pada musim 2015-2016, Barcelona lah yang masih mendominasi Liga Spanyol. Klub yang dibela Lionel Messi ini terbukti mampu mempertahankan trofi La Liga dan Copa Del Rey yang juga mereka raih di tahun sebelumnya. Kesuksesan ini tidak lepas dari kontribusi Luis Suarez yang tampil “ganas”. Sang pemain bahkan berhasil merebut trofi El Phichichi (pencetak gol terbanyak) yang bertahun-tahun lamanya selalu dikuasai Messi & Ronaldo.




    Pada musim ini juga, rekor Messi ikut bertambah setelah sukses membawa Barcelona menjadi klub yang tak terkalahkan dalam 35 pertandingan berturut-turut. Sebuah pencapaian sangat sulit yang seorang Guardiola pun tidak sanggup melakukannya. Rekor ini hanya terjadi dua kali dalam sejarah La Liga, yakni Barcelona era Luis Enrique (2015/2016) dan tim Madrid tahun 1988/1989 lalu.

    (Baca juga artikel: 7 Pesepakbola Kelas Dunia Berdarah Indonesia)

    Adapun rival terdekatnya, Cristiano Ronaldo, sukses membawa Real Madrid meraih gelar juara Liga Champions dan sekaligus menjadi top skor pada ajang yang sama. Hal itu membuktikan betapa CR7 merupakan pemain paling vital dalam meraih trofi tersebut. Rekor Cristiano Ronaldo juga bertambah setelah berhasil melewati catatan gol Telmo Zarra dengan menjadi Top skor La Liga sepanjang masa kedua dibawah Lionel Messi.

    Tidak puas hanya dengan Trofi Liga Champions, Cristiano Ronaldo juga sukses meraih trofi Piala Euro 2016 bersama Timnas Portugal setelah di final menundukkan tuan rumah Prancis. Sang pemain, yang menjadi bintang kelolosan Portugal ke final, tidak bisa bermain penuh karena cedera di menit 25, namun demikian kehadirannya sanggup memberikan atmosfer berbeda kepada tim. Intruksi-intruksi yang dia keluarkan dari pinggir lapangan, bak seorang Manajer, sukses membakar semangat teman-temannya hingga sukses meraih gelar Juara Euro 2016.




    Sebagaimana kita ketahui, dua mega bintang sepak bola di atas selalu mendominasi pertaruhan tertinggi Ballon d'Or. Bahkan, Messi pernah meraih penghargaan tersebut sebanyak tiga kali berturut-turut pada 2009, 2010, dan 2011. Kini, ketika keduanya telah memasuki masa senior, rivalitas masih saja berlanjut. Publik pun kemudian bertanya, sebenarnya bagaimana awal rivalitas Messi dan Ronaldo?

    (Baca juga artikel: 7 Pesepakbola Asing Terbaik di Liga Primer Inggris)

    Messi dalam biografinya mengungkapkan ia sudah merasa Ronaldo bakal menjadi pesaing terketat di kariernya. Hal tersebut sudah dirasakannya saat Ronaldo masih berkostum Manchester United (MU). Pada final Liga Champions 2008/09, Messi permalukan Ronaldo yang masih berkostum MU Ronaldo yang pada tahun sebelumnya sukses membawa MU juara Liga Champions harus tertunduk lesu lihat kehebatan Messi dan kawan-kawan. Itulah boleh dibilang salah satu awal persaingan sengit antara Ronaldo dan Messi. Setelah itu, keduanya berjumpa di La Liga Spanyol ketika Ronaldo ditransfer ke Real Madrid dari MU pada 2009.

    Di awal penampilannya, Ronaldo memang masih 'kalah angin' dari Messi. Pada musim pertamanya, Ronaldo hanya mencetak 33 gol saja untuk Real Madrid di semua kompetisi. Bandingkan dengan Messi yang mencetak total 47 gol di musim itu untuk Barcelona di semua kompetisi. Namun itu baru permulaan. Setelah 'kegagalannya' di musim pertama, Ronaldo terus tancap gas dengan Real Madrid. Sejak 2010/11 hingga 2014/15, Ronaldo selalu mencetak lebih dari 50 gol di semua kompetisi untuk Real Madrid.




    Dalam perkembangannya, persaingan sengit antara Messi versus Ronaldo berimbas kepada julukan untuk kepada dua pemain. Setelah beberapa tahun selalu bersaing dalam rivalitas yang sengit, publik pun mulai bisa membandingkan sifat keduanya. Messi kerap digambarkan sebagai sosok yang bermain untuk tim. Ini terbukti dari kemampuan Messi memberikan assist untuk rekan-rekannya.Pendapat itu salah satunya diapungkan legenda Belanda dan Barcelona, Johan Cruyff.

    (Baca juga artikel: 5 Pelatih Sepak Bola Paling Fashionable)

    "Messi pemain yang bermain untuk tim: dia memberi umpan, cetak banyak assist. Dia bukan pencetak gol semata, tapi dia juga pandai cetak banyak gol," ujar pesepakbola asal Belanda yang wafat pada 24 Maret lalu.

    "Ronaldo pemain yang hebat, tapi dia pencetak gol saja. Dia tak akan peduli bagaimana timnya bermain," ucap Cruyff, menambahkan.




    Messi dicap sebagai pemain yang mengandalkan permainan tim, sedangkan Ronaldo dicap sebagai pemain egois. Cruyff pun menilai inilah yang sulit dibedakan oleh fans. Menurut Cruyff, fans kesulitan melihat mana pemain hebat dan mana pencetak gol yang hebat. "Anda harus melihatnya secara detail. Sedikit orang yang bisa melakukan itu," kata Cruyff.

    Bagaimanapun rivalitas antara Messi vs Ronaldo sepertinya belum menemui titik akhir. Musim ini, Ronaldo berpeluang membawa Real Madrid menjadi juara Liga Champions.


    Baca juga artikel:
    7 Momen Olahraga Terheboh di 2016
    Serba-serbi Jaket Bomber yang Wajib Anda
    Inikah Klub Sepak Bola Paling Modis di Dunia?





    TEKS: HAPPY FERDIAN
    FOTO: DOK. ESQUIRE


    TAG : #sepakbola # dailynews # dunia pria # gaya hidup # isu # pengetahuan
    loading...
    loading...

- MORE STORIES -




Entertainment  16/5/2017

6 Langkah Cerdas Memilih Bisnis Waralaba

Bagi mereka yang belum berpengalaman, berbisnis dengan cara waralaba dinilai paling aman.


Entertainment  10/5/2017

Apakah Anda Bahagia di Tempat Kerja?

Coba renungi kembali seberapa jauh Anda telah berkarier