HomeSubscribeAdvertiseSite Map RSSContact UsAbout Us
 
 
Post on 07/01/2010
MegaLEGOmania

Tajuk di atas bukan bermaksud menggambarkan perasaan superior manusia yang gila hormat, megalomaniac. Tapi untuk melukiskan besarnya antusias penggemar hobi ini di seluruh dunia. Inilah jenis permainan yang tak lekang dimakan zaman. Bahkan sejujurnya bingung untuk menentukan apakah termasuk mainan, hasil olah kreativitas, atau instalasi seni?

Bermula setelah usai Perang Dunia II tepatnya tahun 1949, sewaktu seorang pembuat mainan kayu bernama Ole Kirk Christiansen asal Denmark mulai memproduksi mainan menyerupai batu bata kecil dari bahan plastik. Tiap bagian disusun sedemikian rupa hanya dengan cara menempelnya satu per satu, bagaikan seorang arsitek yang tengah menyusun bangunan.

      Jangan salah persepsi bahwa kreasi ini hanya dilegalkan bagi anak-anak. Faktanya, kolektor yang menggeluti perkancahan lego justru didominasi pria berkategori usia dewasa. Sejak 2007 silam, para pencinta lego di Indonesia bisa saling bertukar info dan mempunyai wadah untuk berkomunikasi berkat kehadiran KLI (Klub Lego Indonesia). Setiap anggota tidak terikat satu dengan lainnya tapi tetap harus bersikap “dewasa” dan menghormati etika dalam berkomunikasi. 

Komunitas ini kami dirikan bukan untuk bersaing, tapi untuk saling bekerjasama dan memberikan info di antara sesama anggota,” ujar Victor Indrabuana sebagai ketua KLI sembari menimpali. “Umumnya kolektor lego memang berusia dewasa dan sudah punya penghasilan sendiri.”

Ternyata cukup luas bila ingin mendalami “ilmu” koleksi lego. Karena sangat spesifik, banyak tema yang bisa Anda pilih: perkotaan, kereta api, kendaraan, sampai yang ada mekanisme gerakan yaitu lego technic. Namun dari semua itu yang paling banyak digemari adalah tema Star Wars. Ya, film fantasi garapan George Lucas tersebut bukan hanya menyihir melalui film tapi juga melalui lego ke seluruh pelosok bumi.

Selanjutnya terserah ide masing-masing orang untuk memperluas kreasi, asalkan tidak mengandung unsur kriminal, seks atau isu sensitif yang lain. Banyak kisah seru yang mewarnai kehidupan para anggota KLI terutama seputar proses ide kreasi dan mendapatkan koleksi yang telah lama dicari-cari. Contohnya cerita Subagyo yang pernah membangun miniatur Borobudur dengan bahan seluruhnya dari lego. Sementara Yul jadi punya banyak kenalan dalam "transaksi bisnis" lego melalui dunia maya, dari orang-orang Eropa, Asia, bahkan hingga pencinta lego dari Israel.

Butuh waktu sekitar tiga bulan sebelum berhasil menuntaskan proyek bangunan klasik yang merupakan warisan nenek moyang kita. “Sempat ada kendala karena kekurangan stok lego berwarna abu-abu. Akhirnya diakali dengan cara bagian dalamnya diganti dengan warna lain. Hanya bagian yang terlihat saja memakai warna abu-abu,” tuturnya menggambarkan hambatan yang kerap terjadi dalam menyusun megaproyek lego. Mungkin saja di masa mendatang akan terwujud diorama kota-kota besar Indonesia atau kepulauan Nusantara versi mini dari susunan lego.

Tentu Anda masih ingat klip video berjudul Hijrah ke London yang memvisualisasikan isi lagu dengan sekumpulan mini figure lengkap dengan diorama kota, tembakan laser dan pesawat rekaan. Itu pun merupakan kolaborasi beberapa anggota KLI dengan tim kreatif band The Changcuters, menghasilkan karya visual unik yang selaras dengan pesan ceritanya.

Penikmat lego mempunyai moto yang cukup lugas dan seru. Mereka bilang, “Lebih baik nyesel beli daripada menyesal karena tidak beli.” (RR)

 

 
 
Menghapus Noda Merah
Dalam operasi terhadap suporter sepakbola tiga bulan lalu, aparat kepolisian DKI Jakarta menyita puluhan senjata tajam, mulai dari celurit, parang, pedang Samurai, puluhan rantai, sampai sabuk berkepala besi. Selang seb...
Bersih-Bersih Jejak Digital
Foto dengan gambar vokalis band Gigi, Armand Maulana, beredar di internet April lalu. Armand mengenakan kaos berwarna merah bertuliskan “We'll Rather Walk Alone!” dengan gambar burung yang dihujam sebuah tri...
Benteng Baresi
Bagi Anda penggemar sepakbola pasti mengenal tokoh satu ini. Ia adalah “penjaga benteng” terakhir (sebelum kiper) di pertahanan AC Milan dan Italia pada era ‘80an hingga ‘90an. Hampir setiap penye...
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
See more gallery »
BARU

BARU (ks):
1. Sesuatu yang lebih baik, lebih berkualitas.
2. Meninggalkan yang lama dan menjadikannya pelajaran hidup untuk melangkah lebih maju lagi.
3. Mampu membuat kita tersenyum bahagia.
4. Berpikir kreatif. 5. Boros, buang-buang waktu dan energi, keinginan duniawi belaka.

 
Contact Us | Site Map | Mobile | Free Newsletter | FAQ | Privacy and Terms of Use
Subcribe | Advertise | Recommended Links
© 2009 ESQUIRE - Indonesia

MRA Media Group