Selama satu dekade, kita mencintainya: cantik, pintar, kuat. Seorang wanita yang bisa menyelamatkan Anda dari bahaya, bukan hanya untuk bersenang-senang. Bukankah ini saatnya untuk lebih memberi perhatian kepada Kate Beckinsale?
Dia ingin bertemu di salah satu tempat yang biasanya digunakan wanita untuk bertemu rekan wanita lainnya sewaktu makan siang, untuk mengobrol lama sambil makan salad. Sebuah tempat di mana perhiasan terlihat terlalu besar, dompet terkesan masif, tempat teh seperti buah disajikan dalam teko keramik. Dari bangku di seberang jalan saya bisa melihatnya dengan jelas.
Inilah dia melangkah di atas trotoar, wanita vampir akrobatis dengan pakaian berbahan karet dari deretan film Underworld, seorang pemburu vampir yang memakai korset menemani jagoan yang gemar berkelakar yaitu Van Helsing, kandidat penerima Ph.D. bertubuh langsing dalam film yang ditunggu-tunggu berjudul Laurel Canyon. Dia membiarkan bahunya melewati hembusan angin, kedua siku terapit dalam sweater-nya, sebongkah dompet hitam di samping tubuhnya dan wajahnya tertutupi rambut tebal miliknya sendiri. Dia memahami kode berbusana yang ramah dan bersifat uniseks.
Setelah dia berpelukan ala sesama wanita dengan pihak manajemen, saya memperkenalkan diri. Dalam beranda yang gelap, dia terlihat bersahaja, tidak tampak bersinar di belakang kacamata hitamnya. Tapi saat berada di ruang solarium di lantai dua, ketika kami hanya berdua saja di balik pintu bergaya Prancis, dia melepas sweater secara perlahan dengan cara mengangkat bahunya. Dia mengenakan hot pants, baju blus putih di atas tank top, sepatu boot hitam dengan hak. Jika ada perbedaan antara feminitas dan keseksian seseorang, mungkin ini maksudnya. Dia seksi, dari ujung kaki sampai ujung kepala. Bagaimana dengan mebel berbahan besi tempa di sekelilingnya? Juga tampak feminin di setiap lengkungan.