| |
| |
|
|
Post on 28/07/2010
Aksi Asia
Kepergian Tom Ford dari rumah mode Gucci dan Yves Saint Laurent sejak 2004 merupakan masa istirahat baginya. Setelah melansir label khusus untuk pakaian pria, nama perancang yang telah dikenal di dunia mode sejak 1998 ini kembali merebak di arena mode. Putar haluan menjadi sutradara bagi sebuah film pun ia lakoni. Belakangan diberitakan, setelah membuka rumah mode di New York, Tom juga menduduki Asia dengan membangun sejumlah butik di Tokyo, Osaka, Seoul, dan Juli ini adalah Hong Kong. Tom memang yakin bahwa saat ini Asia merupakan market paling potensial bagi karya-karyanya. (AS)
|
|
| |
|
|
| |
 |
Pertautan Tiga Prinsip di Gianyar
Di tengah-tengah demam Piala Dunia, sehari sebelum jutaan pencinta sepak bola menunggu pertandingan Argentina melawan Jerman, lebih dari 100 penari kecak asyik melakukan pra pertandingan di Lapangan Astina, Gianyar, Ubud. Penari
kecak ...
Dari Wajan ke Bidadari
Jika Anda salah satu pengunjung tetap Bazaar Art Jakarta (BAJ), pasti tahu maksud dari judul di atas. Tahun lalu, pengunjung Pacific Place disuguhi sebuah instalasi seni “wajah” karya Teguh Osentrik yang terhampar dari bagia...
Loyalitas 150 Tahun
Jeanne Calment, wanita asal Perancis yang lahir pada 1875 bisa jadi salah satu manusia berusia terpanjang dalam sejarah. Ia berusia 122 tahun 164 hari ketika wafat pada 1997 silam. Konon, ketika berusia 12-13 tahun, ia sempat bertemu de...
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
| |