HomeSubscribeAdvertiseSite Map RSSContact UsAbout Us
 
 
Post on 06/04/2010
Ubiet: Pendedah Musik Hibrida

Berbincang dengan pemilik nama asli Nyak Ina Raseuki ini sungguh terasa nikmat dan mencerahkan. Sebagian orang mengenalnya hanya sebagai penyanyi karena vokalnya yang unik, tapi lebih dari itu Ubiet juga seorang akademisi yang konsisten mengembangkan musik tradisional dan kebudayaan luhur seni Nusantara. Tahun lalu, penggagas grup Kroncong Tenggara ini meraih gelar PhD-nya dalam etnomusikologi dari University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat.

Mengapa kroncong?

Karena ini musik asli Indonesia, salah satu genre populer tertua dalam perkembangan seni musik negeri ini. Ia juga musik hibrid yang melalui proses ratusan tahun, dan merupakan perpaduan antara musik Indonesia dan Eropa yang pertama. Saya pikir kroncong adalah harta seni musik Indonesia yang bisa terus digali.

 

Seperti apa interpretasi kroncong di era modern ini?

Tentunya mengemas kroncong menjadi lebih menarik dengan citarasa dan aspirasi baru. Pengembangan dilakukan dengan mengadopsi beragam jenis musik lain, seperti jazz, melayu, bahkan pop. Namun sama sekali tidak merubah musik kroncong itu sendiri, justru memperkuat jiwa musik keroncong.

 

Apakah mungkin nanti kroncong bisa kembali menjadi mainstream?

(Baca wawancara lengkapnya di majalah Esquire edisi April 2010)

 
 
Pertautan Tiga Prinsip di Gianyar
Di tengah-tengah demam Piala Dunia, sehari sebelum jutaan pencinta sepak bola menunggu pertandingan Argentina melawan Jerman, lebih dari 100 penari kecak asyik melakukan pra pertandingan di Lapangan Astina, Gianyar, Ubud. Penari kecak ...
Dari Wajan ke Bidadari
Jika Anda salah satu pengunjung tetap Bazaar Art Jakarta (BAJ), pasti tahu maksud dari judul di atas. Tahun lalu, pengunjung Pacific Place disuguhi sebuah instalasi seni “wajah” karya Teguh Osentrik yang terhampar dari bagia...
Loyalitas 150 Tahun
Jeanne Calment, wanita asal Perancis yang lahir pada 1875 bisa jadi salah satu manusia berusia terpanjang dalam sejarah. Ia berusia 122 tahun 164 hari ketika wafat pada 1997 silam. Konon, ketika berusia 12-13 tahun, ia sempat bertemu de...
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
gallery
See more gallery »
BARU

BARU (ks):
1. Sesuatu yang lebih baik, lebih berkualitas.
2. Meninggalkan yang lama dan menjadikannya pelajaran hidup untuk melangkah lebih maju lagi.
3. Mampu membuat kita tersenyum bahagia.
4. Berpikir kreatif. 5. Boros, buang-buang waktu dan energi, keinginan duniawi belaka.

 
Contact Us | Site Map | Mobile | Free Newsletter | FAQ | Privacy and Terms of Use
Subcribe | Advertise | Recommended Links
© 2009 ESQUIRE - Indonesia

MRA Media Group