Berdasarkan peringkat negara maju yang dikeluarkan 24/7 Wall St., Februari lalu, berikut tiga negara dengan masalah utang terumit di dunia:
Jepang
(Persentase Utang dari GDP: 233,1 persen, utang umum pemerintah: 13,7 triliun dolar AS, tingkat pengangguran: 4,6 persen).
Bahkan Ultraman tidak bisa menolong Jepang kali ini. Rasio utang GDP negara ini paling besar dari seluruh negara maju. Namun tingkat pengangguran yang cukup sehat masih menolong Jepang untuk terhindar dari gangguan ekonomi negara yang lebih serius seperti di Yunani dan Potugal.
Yunani
(Persentase Utang dari GDP: 168,2 persen, utang umum pemerintah: 489 miliar dolar AS, tingkat pengangguran: 19,2 persen).
“Bailout” tidak hanya konsumsi bahasa politik orang Indonesia. Yunani, sampai berita ini diturunkan diperkirakan akan diberikan bailout kedua sebesar 130 miliar
euro (sekitar 172 miliar dolar AS) untuk mempertahkankan negara ini dari jerumus utang yang semakin kompleks.
Italia
(Persentase Utang dari GDP: 120,5 persen, utang umum pemerintah: 2,54 triliun dolar AS, tingkat pengangguran: 8,9 persen).
Utang semakin diperparah oleh pertumbuhan ekonomi yang lamban. Tahun 2010, pertumbuhan GDP Italia hanya merangkak di angka 1,3 persen. Mudah-mudahan jumlah penonton liga sepakbola Italia yang terlihat semakin sedikit di stadion tidak ada hubungannya dengan krisis ini. (Teks: Ramzy Hasibuan - Foto: Dok. Esquire)