Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa kita—begitulah awal lagu Satu Nusa ciptaan W.R. Supratman. Angka yang begitu mencerminkan bangsa kita. Dari satu, lahirlah jutaan karya dan budaya yang mewarnai negeri ini. Mungkin pemikiran inilah yang menjadi api penyulut semangat pemerintah Indonesia untuk memamerkan warna-warni nusantara dengan mengadakan Indonesia Fashion Week (IFW). Bekerja sama dengan APP MI, acara yang berlangsung selama empat hari dari 23 sampai 26 Februari ini dilaksanakan dengan maksud memajukan industri fashion negara yang dinilai tak kalah dengan industri fashion di Paris, Milan dan New York. Lebih ambisius lagi, pekan fashion adalah langkah pertama dari usaha memunculkan Indonesia sebagai pusat mode di Asia dalam 20 tahun mendatang serta memberikan kesempatan untuk para penggerak industri fashion Indonesia untuk berinteraksi dan menjalin kolaborasi baru guna membuka jaringan distribusi baru di dalam dan luar negeri.
Acara yang menerima tantangan ambisius ini diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Syarifudin Hasan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari E. Pangestu. Hatta Rajasa tampak berhasil merangkum harapan semua partisipan acara dengan berkata, “Ini adalah acara yang amat penting, untuk industri fashion dan ekonomi kreatif negara.” Bertempat di Plenary Hall Jakarta Convention Center, perhelatan ini menyuguhkan karya puluhan desainer antara lain Ghea Panggabean, Lenny Agustin, Deden Siswanto, Carmanita beserta pendatang baru dengan dinamika lebih muda seperti Nikicio. Tak ketinggalan dipamerkan busana dan aksesori dari seluruh penjuru Indonesia, mulai dari busana muslim, pakaian siap pakai, busana pernikahan, sampai tekstil buatan tangan.
Lagu itu berawal dengan satu nusa, satu bangsa. Dan akhir dari lagu itu berseru: nusa bangsa dan bahasa, kita bela bersama. Membela negara hadir dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah keindahan. Seluruh warga fashion Tanah Air muncul pada keempat hari pameran, untuk melakukan apa yang mereka bisa untuk negara—membelanya dengan begitu indah. (Foto: Alia Husin - Foto: Rici Linde & RIchard Gartodus)
Rambut Bagi Pria
Tampil keren dengan aksesori alami Anda. Enaknya pria, kita tak perlu menambahkan macammacam untuk melengkapi penampilan. Tuhan telah memberikan aksesori alami untuk dimanfaatkan: rambut wajah. Menurut pengamat mode Muara Bagdja, citr...
Jangan Lupa Sarapan
Rutinitas pria eksekutif menuntut manajemen waktu yang efisien. Namun terkadang kesibukan mempersiapkan materi pertemuan bisnis menyita waktu di pagi hari. Alhasil tidak sedikit pria yang terpaksa melewatkan makan pagi, karena terbata...
Dilahirkan Dipuja Dicemooh Dikenang
Pagi itu, penduduk Edo terenyak. Sepanjang hidup mereka, boleh jadi tidak ada yang pernah melihat benda semacam itu sebelumnya. Kapal-kapal besar, mengeluarkan asap dari puncaknya, dan terbuat dari besi hitam legam. Kapal-kapal itu me...
SEKSI (ks): 1. Pesona yang berkaitan dengan daya tarik seksual (bisa apa saja: tubuh, suara, mata) pada manusia dan makhluk lain yang tolok ukurnya bersifat personal. Jadi sah saja kok kalau Anda ingin bilang, monyet itu seksi banget! 2. Tuntutan peran, profesionalisme, rekayasa imaji atas nama kreativitas seni. 3. Beda tipis dengan porno/vulgar, bisa dikaitkan dengan intelektualitas atau hal lain tetapi ujung- ujungnya tak bisa dipisahkan dari akar kata itu sendiri, seks. Sulit dibayangkan Anda berkata, Nenek itu seksi sekali pakai bikini!