HomeSubscribeAdvertiseSite Map RSSContact UsAbout Us
 
 
Post on 19/10/2009
Romantisme dan Seni Yang Menyatu

Amsterdam, Den Haag atau Rotterdam mungkin adalah nama-nama yang terlintas di benak kita jika berniat mengunjungi Belanda. Namun, jangan lupa untuk mengunjungi Utrecht. Kota yang secara geografis terletak tepat di tengah negeri Belanda ini dijuluki ‘the heart of Netherlands’. Sebuah julukan yang tidak hanya menggambarkan posisinya, tetapi juga romantisme kota terbesar ke empat di negara Ratu Beatrix ini.
  
Sebagai jantung Belanda, tak salah jika kota ini menjadi tempat transit dan perpindahan semua jalur transportasi, baik bus maupun kereta api. Stasiun kereta api Utrecht Centraal menjadi salah satu stasiun tersibuk di seluruh Belanda. Hampir semua kereta milik Nederland Spoor , perusahaan kereta api Belanda, melewati stasiun ini. Lalu lalang para penumpang yang terburu-buru keluar dan masuk kereta seraya menyeret koper, sepeda lipat, atau yang hanya sekadar bersantai di beberapa kafe di stasiun ini, mewarnai stasiun setiap harinya.
  
Sebagaimana kota-kota besar lain, Utrecht tidak hanya didominasi warga keturunan Belanda. Lebih kurang 30 persen penduduk kota ini adalah pendatang dengan beragam etnis, mulai dari Turki, Maroko, Suriname, Indonesia dan banyak lagi. Sebuah area bernama Lombok menjadi salah satu pusat berkumpulnya para pendatang. Yang menarik, walaupun kota ini tidak banyak dihuni oleh warga Indonesia, terdapat sejumlah jalan yang sangat ‘Indonesia’ di sini. di antaranya adalah Lombokstraat, Javastraat, Riaustraat, Balistraat, Palembangstraat, dan Floresstraat.
     
Keberadaan Utrecht University yang merupakan kampus terbesar di Belanda juga menambah warna-warni kota ini. Beragam jenis mahasiswa dari seluruh penjuru Belanda dan bahkan dunia tumpah ruah di Utrecht. Jika dibandingkan dengan kota-kota di Indonesia, Utrecht mungkin bisa disamakan dengan kota pelajar Bandung atau Yogyakarta.
  
Berbagai macam festival seni dan budaya yang diselenggarakan setiap bulannya, berakar dari keragaman tersebut. Festival Budaya Hari Minggu (Culturele Zondagen) yang diadakan setiap bulan pada hari Minggu, adalah salah satu contohnya. Festival ini mengusung tema yang berbeda setiap bulannya, mulai dari kebudayaan Amerika Selatan, Eropa hingga Asia. Berbagai atraksi dimainkan di sepanjang jalan pusat kota (centrum) hingga di beberapa gedung pertunjukan, seperti teater, salsa, parade drum, bazaar, hingga pertunjukan seni khas negara-negara lain.
  
Tak hanya itu, festival musik dan film pun mudah ditemui di kota ini. Mulai dari yang berskala lokal ataupun nasional, seperti festival film Belanda, festival musik jazz, hingga pertunjukan-pertunjukan musik berskala kecil. Keberadaan konservatorium musik di kampus pun menjadi salah satu tempat yang menarik jika kita ingin menonton pagelaran- pagelaran musik klasik, mulai dari Bach, Beethoven, Mozart, Chopin dan masih banyak lagi.

 
 
Makanan Pembunuh Libido
Anda tak sedang salah baca, dan kami tak salah tulis. Jika selama ini Anda mengenal istilah aphrodisiac atau makanan yang dapat meningkatkan libido, maka anaphrodisiac adalah kebalikannya. Berasal dari kata Aphrodite, dewi cinta dalam...
Prajurit Akhir Pekan
Di Taiwan, banyak orang kekurangan waktu di hari-hari kerja untuk berlatih, sehingga mereka berusaha menjaga bentuk tubuh dan penampilan keren dengan berolahraga di akhir pekan atau hari-hari libur. Mereka dijuluki “para prajuri...
Rambut Bagi Pria
Tampil keren dengan aksesori alami Anda. Enaknya pria, kita tak perlu menambahkan macammacam untuk melengkapi penampilan. Tuhan telah memberikan aksesori alami untuk dimanfaatkan: rambut wajah. Menurut pengamat mode Muara Bagdja, citr...

Esquire May 2013 - Internal Affair - Esquire Style
Esquire May 2013 - Rory Asyari for Man & Toys
See More Video...
Seksi

 
SEKSI (ks): 1. Pesona yang berkaitan dengan daya tarik seksual (bisa apa saja: tubuh, suara, mata) pada manusia dan makhluk lain yang tolok ukurnya bersifat personal. Jadi sah saja kok kalau Anda ingin bilang, monyet itu seksi banget! 2. Tuntutan peran, profesionalisme, rekayasa imaji atas nama kreativitas seni. 3. Beda tipis dengan porno/vulgar, bisa dikaitkan dengan intelektualitas atau hal lain tetapi ujung- ujungnya tak bisa dipisahkan dari akar kata itu sendiri, seks. Sulit dibayangkan Anda berkata, Nenek itu seksi sekali pakai bikini!



Adrenaline 360

UNITY CASA by BRAVACASA

Bazaar Art Jakarta

AMICA Spring/Summer Festival 2013

COSMO MEN 2013

Esquire Best Dressed Real Men 2013

Promo Ipad
 
Contact Us | Site Map | Mobile | Free Newsletter | FAQ | Privacy and Terms of Use
Subcribe | Advertise | Recommended Links
© 2009 - 2013 ESQUIRE - Indonesia

MRA Media Group