HomeSubscribeAdvertiseSite Map RSSContact UsAbout Us
 
 
Post on 16/05/2012
Sentuhan Hawa di dan Sekitar Lapangan

Wanita selalu hadir di mana-mana, tak terkecuali di dunia sepakbola. Kami, para pria memang harus akui, sering mengacuhkan wanita demi sepakbola. Namun berbagai fakta berikut ini sesungguhnya memperlihatkan, kami seharusnya tidak boleh (paling tidak, jangan terlalu sering) mengacuhkan makhluk indah ciptaan Tuhan ini.

Penguasa Lapangan | Kapten Sahaja
Inilah “Lionel Messi” versi wanita saat ini. Homare Sawa adalah penerima penghargaan FIFA Ballon d'Or sebagai Women's World Player of the Year 2011. Dari segi usia dan kepopuleran, Sawa, 32 tahun, memang tidak bisa dibandingkan dengan Messi. Namun prestasi pemain tengah sekaligus kapten tim nasional Jepang ini amat membanggakan. Ia adalah salah satu pahlawan saat Jepang menjadi kampiun dalam Women's World Cup 2011 saat mengalahkan tim Amerika Serikat di final. Tak hanya menyandang predikat juara, ia juga meriah penghargaan Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak, sekaligus Golden Ball sebagai pemain terbaik (MVP) di turnamen itu. Kendati pemain hebat, pemain yang lama bermain di beberapa klub di Amerika ini dikenal sosok yang rendah diri. “Saya hanya melakukan apa yang juga akan dilakukan anggota tim yang lain. Kerja sama adalah kunci suksesnya,” begitu komentarnya terhadap kesuksesan Jepang di final.

Solo Run
Homare Sawa boleh saja pemain sepakbola wanita terhebat kini. Namun untuk urusan popularitas, pemain timnas Amerika Serikat Hope Solo menjadi yang teratas. Selain karena ia penjaga gawang nomor satu negara Paman Sam, popularitasnya terangkat setelah tampil secara kontroversial sebagai kontestan dalam ajang Dancing with the Stars. Menjadi kontroversi, karena ia sempat berkata “'kiss my ****ing booty”, ketika diminta komentarnya soal penilaian jelek oleh para juri yang membuatnya tereliminasi di ronde semifinal. Oh ya, wanita 31 tahun ini juga semakin “populer” setelah tampil bugil di majalah Body Issue
.

Pengadil Lapangan | Pat Dunn
Wasit wanita dalam pertandingan sepakbola pria? Kita bisa sepakat masih sedikit jumlahnya. Namun jangan salah, sejarah kaum hawa sebagai pengadil lapangan sebenarnya sudah ada sejak lama. Salah satu yang tercatat adalah Pat Dunn, wasit wanita yang pertama kali memimpin laga resmi di Inggris pada 1976.

Keberhasilan Dunn bukan prestasi kemarin sore. Ketika wanita yang sebelumnya
berprofesi sebagai staf akuntan ini lulus ujian resmi wasit padaa 1967, FA
(PSSI-nya Inggris) menyatakan peraturan yang ada tidak mengizinkan sertifikat
diberikan kepada wanita. Ia kemudian melayangkan surat protes hingga ke Ratu
Inggris. Hasil positif sendiri baru ia terima pada 1976. Sebelum pertandingan, ini
berujar, “Jika pertandingan (yang ia pimpin) berjalan baik, itu akan menyenangkan semua orang. Namun jika berlangsung buruk, saya sebaiknya pergi.” Nyatanya, Dunn kemudian dikenal sebagai wasit yang baik.

Pemain “versus” Pemain
Milene Domingues Aganzo adalah mantan istri pemain terkenal Brazil Ronaldo. Sekarang, ia menikah dengan pemain spanyol David Aganzo. Tak hanya suka (atau pura-pura suka) sepakbola karena pasangannya seorang pemain terkenal, Milene Domingues Aganzo memang mantan pemain si kulit bundar. Ia pernah tercatat sebagai pemain klub Rayo Vallecano, bahkan menjadi pemain wanita termahal di Spanyol dengan bayaran lebih dari 200 ribu pound.

Ogah Stereotipe
Istri model, menikah maupun hidup secara glamor, dan kerap berganti pasangan atau cerai, itu hal yang biasa di kalangan pesepakbola dunia. Namun pasangan Olalla Domínguez Liste dan striker Chelsea, Fernando Torres, bukan dan tidak mau stereotip itu melekat pada diri mereka. Liste sendiri merupakan teman sedari kecil Torres. Mereka menikah secara sederhana (hanya dihadiri tamu dalam hitungan jari) dan telah bersama sudah lebih dari sembilan tahun kini.bersama sang anak Nora, Torres dan Liste kerap terlihat berpakaian sederhana dengan hanya menggunakan kaus dan celana jeans.

Pendukung Lapangan

Semua Karena Baju
Lebih dari 30 wanita pendukung Belanda diusir dari stadion hanya karena pakaian berwarna oranye yang dikenakan. FIFA beralasan, pakaian yang dikenakan para wanita saat pertandingan Belanda versus Denmark itu merupakan strategi pemasaran untuk mempromosikan merek bir yang bukan menjadi sponsor ajang itu. Pihak bir yang dimaksud sendiri sudah menyangkal tuduhan itu. Salah satu pendukung wanita itu berkata, “Kami sedang bersenang-senang ketika petugas kemudian mengusir kami. Mereka mendorong sehingga seorang dari kami jatuh.” Semua kejadian ini hanya karena baju? Agak berlebihan sepertinya.

Semua Buka Baju. Eh?
Berjanji untuk telanjang ketika tim kebanggaannya menang sepertinya menjadi “kebiasaan” yang dilontarkan suporter yang datang dari kalangan model. Model
seksi Sabrina Ferilli misalnya, melakukan itu (walau tidak telanjang bulat), saat klub Italia AS Roma menjuarai liga pada 2001. Sementara model pakaian dalam asal Paraguay, Larissa Riquelme menyatakan akan melakukan janji yang serupa jika tim negaranya bisa menjadi juara Piala Dunia. (Sayang), Paraguay gagal. (Teks: Ramzy Hasibuan, Foto: Dok. Esquire)

 
 
Rambut Bagi Pria
Tampil keren dengan aksesori alami Anda. Enaknya pria, kita tak perlu menambahkan macammacam untuk melengkapi penampilan. Tuhan telah memberikan aksesori alami untuk dimanfaatkan: rambut wajah. Menurut pengamat mode Muara Bagdja, citr...
Jangan Lupa Sarapan
Rutinitas pria eksekutif menuntut manajemen waktu yang efisien. Namun terkadang kesibukan mempersiapkan materi pertemuan bisnis menyita waktu di pagi hari. Alhasil tidak sedikit pria yang terpaksa melewatkan makan pagi, karena terbata...
Dilahirkan Dipuja Dicemooh Dikenang
Pagi itu, penduduk Edo terenyak. Sepanjang hidup mereka, boleh jadi tidak ada yang pernah melihat benda semacam itu sebelumnya. Kapal-kapal besar, mengeluarkan asap dari puncaknya, dan terbuat dari besi hitam legam. Kapal-kapal itu me...

Esquire May 2013 - Internal Affair - Esquire Style
Esquire May 2013 - Rory Asyari for Man & Toys
See More Video...
Seksi

 
SEKSI (ks): 1. Pesona yang berkaitan dengan daya tarik seksual (bisa apa saja: tubuh, suara, mata) pada manusia dan makhluk lain yang tolok ukurnya bersifat personal. Jadi sah saja kok kalau Anda ingin bilang, monyet itu seksi banget! 2. Tuntutan peran, profesionalisme, rekayasa imaji atas nama kreativitas seni. 3. Beda tipis dengan porno/vulgar, bisa dikaitkan dengan intelektualitas atau hal lain tetapi ujung- ujungnya tak bisa dipisahkan dari akar kata itu sendiri, seks. Sulit dibayangkan Anda berkata, Nenek itu seksi sekali pakai bikini!



UNITY CASA by BRAVACASA

Bazaar Art Jakarta

Festival Teluk Jailolo 2013

AMICA Spring/Summer Festival 2013

9 Summers 10 Autumns

COSMO MEN 2013

Esquire Best Dressed Real Men 2013

Promo Ipad
 
Contact Us | Site Map | Mobile | Free Newsletter | FAQ | Privacy and Terms of Use
Subcribe | Advertise | Recommended Links
© 2009 - 2013 ESQUIRE - Indonesia

MRA Media Group