Inspector Gadget, berikut ini “gadgets hijau” yang dapat menyelamatkan Planet Bumi!
Tanpa menunggu 22 April, Hari Bumi, para produsen gadgets berlomba-lomba membuat gadgets lebih ramah lingkungan. Berada di garda depan gadgets hijau adalah yang mengandalkan energi yang dapat diperbarui. Orang-orang kembali diajak “memuja” matahari sebagai sumber energi. Sederhananya, Anda tinggal menjemur gadgets di bawah matahari. Sunbathing. Tentu saja dengan catatan, Anda tidak meninggalkannya tanpa pengawasan.
SolarKindle
E-book reader Kindle rilisan Amazon itu kini punya “adik”. Namanya SolarKindle yang diproduksi SolarFocus Technology Company, Taiwan. Ringan, ringkas, tidak mahal (80 dolar AS). Oh ya, mana ada tablet semurah ini? Beli di www.amazon.com.
Solar Power Cube 1500
Ini adalah generator listrik ciptaan Wagan Tech, Kalifornia. Mudah dipakai dan dipasang, generator berdimensi 53 x 53 x 37 cm ini dapat diandalkan jika listrik dari negara tidak dapat diandalkan. Nilai lebihnya: pengoperasiannya tidak berisik sama sekali (bandingkan dengan generator yang butuh BBM). Cek www.wagan.com.
Ulitium
Bohlam produksi Sundaya yang juga ada di Indonesia ini mendapatkan daya dari listrik yang dipanen panel surya. Dilengkapi dengan tiga jenis switch untuk mengatur terang lampu, Ulitium ini cukup efisien. Satu lampu dijual 770 ribu rupiah di www.sundaya.com.
Rukus Bluetooth Speaker
Diciptakan Eton Corporation, Kalifornia, dual speaker portabel ini dipersenjatai panel surya seluas 40 inci persegi untuk “memberi makan” baterai. Dapat memutar musik dari peranti apa pun yang ber-Bluetooth. Cocok dibawa liburan. Harganya 150 dolar AS. Info di www.etoncorp.com.
Solar Power Cube 1500
Ini adalah generator listrik ciptaan Wagan Tech, Kalifornia. Mudah dipakai dan dipasang, generator berdimensi 53 x 53 x 37 cm ini dapat diandalkan jika listrik dari negara tidak dapat diandalkan. Nilai lebihnya: pengoperasiannya tidak berisik sama sekali (bandingkan dengan generator yang butuh BBM). Cek www.wagan.com.
Soccket
Baiklah, gadget sekaligus bola ini memang tidak bertenaga matahari, melainkan memanen energi kinetik. Namun, untuk memainkan bola tersebut, Anda (dan tim) akan berada di lapangan di terang hari bukan? Jikapun bermain di dalam ruangan, tak masalah. Setelah 2 x 45 menit permainan, Soccket yang memiliki colokan ini dapat menyalakan lampu selama 90 menit. Keren, kan? Klik www.soccket.com
(Teks: Ramzy Hasibuan - Foto: Dok. Esquire)