HomeSubscribeAdvertiseSite Map RSSContact UsAbout Us
 
 
Post on 03/01/2012
Selamat Datang di Negeri Gosling

Pukul 16.08 | Greenwich Village
Awalnya: Ryan Gosling akan menyetir. Mobilnya adalah sebuah Corvette berwarna merah, keren, dan ceper. Mobil itu tampak kokoh, seakan-akan sedang mencengkeram permukaan jalan. Udara sore itu terasa lembap, seiring dengan mesin yang berputar dengan berat. Bukan berarti Gosling tidak berusaha untuk menikmati kekayaannya: sebuah mobil balap dengan traction control dan peredam suara. Hari ini adalah hari Jumat. Jadwalnya pun kosong. Ia pun menawarkan kunci mobilnya, “Anda mau menyetir?” Ia bertanya, seakan-akan ia tidak cukup terampil. “Saya bahkan tidak yakin kita mau ke mana.” Tapi ini adalah keputusan yang mudah. Sebuah taman dan lapangan latihan polisi, yang jauh dan kosong. Tempat ini akan menjadi arenanya melakukan sedikit aksi di balik kemudi. Alasan di balik ini: ia bereinkarnasi menjadi Steve McQueen, seorang hipster di bawah pengaruh anestesi, sedang dalam situasi kejar-kejaran yang menegangkan dalam Drive (film dirilis September lalu di Amerika). Untuk perannya, ia mempelajari sendiri teknik dan trik. Ia akan memamerkan sebagian peran tersebut, dan setelah itu kembali ke Manhattan. Patut disyukuri karena sekarang sudah pukul 16.00, detik-detik terakhir di minggu kerja. Bahkan seorang warga baru New York seperti Ryan Gosling pun tahu: lalu-lintas dapat mematikan.

“Saya suka daerah ini,” katanya sebelum membelokkan mobil. “Saya cukup beruntung memiliki akses, bukan hanya satu, tapi ke dua toko Halloween. Saya membeli setumpuk topeng kemarin.” Gosling menunjukkan ketertarikannya pada beberapa simbol supernatural tradisional — hantu, tengkorak ataupun hal-hal yang menghantui pada umumnya. Tapi ia juga tidak ingin memengaruhi orang untuk mengikuti kepercayaannya itu. Ia mengetuk hidung topeng itu, tersenyum dan berkata, “Anda tidak harus memakainya.”

Tahun lalu Gosling, yang sekarang berusia 30 tahun, menjadi seorang bintang dalam sebuah film indie yang cukup sukses, Blue Valentine. Ia memerankan Dean, tukang cat rumah yang suka mabuk. Musim panas ini ia menjajal film komedi yang beranggaran besar. Berperan sebagai seorang pria dan pelatih yang terobsesi pada dirinya sendiri, ia beradu akting dengan Steve Carell. Ia mungkin terlihat mirip dengan Noah Calhoun muda, karakternya di The Notebook. Oh, The Notebook! Film yang membuat orang menggali persona Gosling. Tanpa The Notebook, orang akan segera melupakan namanya dan wajahnya. Jika romansa Titanic sudah membosankan, maka The Notebook bisa jadi film paling penting dalam paruh pertama abad ini. Paling tidak film ini pastinya berhasil membuat semua orang mengenali Ryan Gosling. “Jadi sepertinya ini bakal jadi semacam road trip,” ujar Gosling. “Kita sedang mencari petualangan, kan?”

Pukul 16.28 Brooklyn-Battery Tunnel
Lampu-lampu menghiasi langit-langit apartemennya dan Ryan Gosling mengungkapkan, tempat ini penuh dengan tengkorak. “Saya memberi mereka sistem saraf yang terbuat dari lampu-lampu Natal.” Ia menggunakan kata “memberi”, seakan-akan ia menyelamatkan mereka. Ia mengeluarkan telepon genggam, menelusuri foto-foto dengan ibu jarinya, dan berkata, “Lihat.” Itu adalah foto lantai dua apartemennya. Di jendela terdapat sebuah tengkorak, berwarna putih dan menyala, berdiri, atau digantung entah bagaimana caranya. “Saya membuat mejanya juga,” kata Gosling. “Dari sebuah pintu gereja.”

Dilihat dari bangku penumpang, ia tampak kurus, serius dan juga muda. Rambutnya disisir klimis, mengingatkan kepada Mouseketeer cilik dalam The Mickey Mouse Club, versi baru dari film yang muncul di awal 1990-an oleh Disney. Ia membintanginya bersama Justin Timberlake, Christina Aguilera, dan juga Britney Spears. Warna suara yang lembut, sikapnya yang tenang dan sederhana, mengingatkan kepada Lars, dari film Lars and the Real Girl. Lars adalah seorang pria yang jatuh cinta kepada sebuah boneka seks. Peran ini datang tepat setelah nominasi Academy Award untuk perannya sebagai guru yang kecanduan narkoba di Half Nelson. Kedua pria ini memiliki kesamaan dengan penciptanya, mereka sama-sama tangguh dan tidak lembut.

Pukul 17.14 | Floyd Bennett Field
Di seberang Flatbush Avenue dari arah Dead Horse Bay Gosling mengintai tempat parkir. Ia tidak banyak bereaksi saat melihat sebuah bis sekolah yang berada di sisi lain lahan parkir, atau para orangtua yang mengamati sambil berdiri. Gosling paham soal mobil. Ia merakit ulang sendiri mobil yang ia kemudikan di Drive, di sebuah bengkel di Hollywood. “Lama sekali pengerjaannya,” katanya.

“Orang itu, namanya Pedro, duduk dan memberi tahu saya apa yang harus dilakukan, tapi ia tidak menyentuh mobil. Ia hanya mengeluarkan perintah-perintah, dan saya mematuhinya. Tapi ketika kami sampai di bagian transmisi, ia mengganti semuanya tanpa memberi tahu saya. Saya marah dan kecewa. Saya emosi sekali waktu itu.”

Sekarang ia akan melakukan putaran 180 derajat. Dengan dua gerakan gesit ia berhasil berhenti di arah yang berlawanan. Mengumpulkan kecepatan, lalu menarik rem tangan dan memutar setir ke arah kiri dan ia berhasil. Mobil itu bergerak melingkar. Semuanya teraduk-aduk, begitu kencang sampai ke pintu penumpang. Gosling pun tak tahan; ia tertawa berderai-derai. Semua ini, membuat seorang bintang film yang tengah berjaya tersenyum lebar. Acara mengemudi ini berakhir pada pukul 17.35. Saat itulah Ryan Gosling bertanya, “Anda mau pergi ke Coney Island?”

 

Ikuti petualangan Esquire Indonesia bersama Ryan Gosling selengkapnya hanya di Esquire Indonesia edisi Desember 2011! Atau dapakan format digitalnya dengan download di SCOOP iPad, WayangForce, dan Samsung Tab sekarang juga!

 
 
Rambut Bagi Pria
Tampil keren dengan aksesori alami Anda. Enaknya pria, kita tak perlu menambahkan macammacam untuk melengkapi penampilan. Tuhan telah memberikan aksesori alami untuk dimanfaatkan: rambut wajah. Menurut pengamat mode Muara Bagdja, citr...
Jangan Lupa Sarapan
Rutinitas pria eksekutif menuntut manajemen waktu yang efisien. Namun terkadang kesibukan mempersiapkan materi pertemuan bisnis menyita waktu di pagi hari. Alhasil tidak sedikit pria yang terpaksa melewatkan makan pagi, karena terbata...
Dilahirkan Dipuja Dicemooh Dikenang
Pagi itu, penduduk Edo terenyak. Sepanjang hidup mereka, boleh jadi tidak ada yang pernah melihat benda semacam itu sebelumnya. Kapal-kapal besar, mengeluarkan asap dari puncaknya, dan terbuat dari besi hitam legam. Kapal-kapal itu me...

Esquire May 2013 - Internal Affair - Esquire Style
Esquire May 2013 - Rory Asyari for Man & Toys
See More Video...
Seksi

 
SEKSI (ks): 1. Pesona yang berkaitan dengan daya tarik seksual (bisa apa saja: tubuh, suara, mata) pada manusia dan makhluk lain yang tolok ukurnya bersifat personal. Jadi sah saja kok kalau Anda ingin bilang, monyet itu seksi banget! 2. Tuntutan peran, profesionalisme, rekayasa imaji atas nama kreativitas seni. 3. Beda tipis dengan porno/vulgar, bisa dikaitkan dengan intelektualitas atau hal lain tetapi ujung- ujungnya tak bisa dipisahkan dari akar kata itu sendiri, seks. Sulit dibayangkan Anda berkata, Nenek itu seksi sekali pakai bikini!



UNITY CASA by BRAVACASA

Bazaar Art Jakarta

Festival Teluk Jailolo 2013

AMICA Spring/Summer Festival 2013

9 Summers 10 Autumns

COSMO MEN 2013

Esquire Best Dressed Real Men 2013

Promo Ipad
 
Contact Us | Site Map | Mobile | Free Newsletter | FAQ | Privacy and Terms of Use
Subcribe | Advertise | Recommended Links
© 2009 - 2013 ESQUIRE - Indonesia

MRA Media Group