HomeSubscribeAdvertiseSite Map RSSContact UsAbout Us
 
 
Post on 05/06/2012
Si Perajah

Melestarikan motif tato nusantara.

“Kata ‘melestarikan’ itu terlalu berat untuk saya sandang,” tukas pria yang memperkenalkan diri sebagai Aman Durga Sipatiti. “Mungkin lebih tepatnya, ‘meneruskan’ apa yang sudah ada.” Ah, sebenarnya tidak masalah jika Durga merendah. Kenyataannya memang demikian: ia melestarikan seni tato nusantara. ”Adalah menarik untuk mengetahui bahwa seni tato Indonesia tercatat sebagai salah satu yang tertua di dunia. Suku Mentawai, Dayak, Nias, dan beberapa suku di Nusa Tenggara, telah membubuhkan tinta ke tubuhnya sejak ratusan tahun yang lalu sebagai bagian dari seremoni dan ritus peralihan. Namun, seperti banyak jenis kesenian lain di Indonesia, seni tato tradisional berstatus terancam punah. Hal ini menggugah Durga. “Saya sedih jika seni tato asli Indonesia akan lenyap karena kurang diminati orang Indonesia sendiri,” ujarnya.

Kecintaan mewarnai kulit manusia ini membawanya mendalami seni tato dari Suku Mentawai di Sumatra Barat dan Suku Dayak di beberapa wilayah Kalimantan, termasuk teknik tato tradisionalnya yang dikenal dengan hand tapping. Untuk mempraktikkan teknik ini, seseorang membutuhkan semacam jarum dan alat ketuk, berikut bantuan orang lain untuk meregangkan kulit klien yang ditato. Menurut Durga, orang yang ditato menggunakan teknik ini akan mendapatkan pengalaman estetis dan spiritual. “‘Estetis’ maksudnya tato sebagai seni yang indah dan ‘spiritual’ merujuk ke tingkat pemahaman orang tersebut mengenai seni tato dan makna motif yang dibubuhkan,” jelas pria yang juga menato menggunakan mesin tato listrik ini.

Durga yang berpraktik custom tattoo di Cikini, Jakarta ini juga hanya bersedia menato gambar-gambar yang bertalian dengan kebudayaan Indonesia. Ini adalah titik kata. Dengan demikian, menolak klien yang ingin motif di luar itu sering terjadi. “Ketika membuka praktik pada 2008, saya tidak berpikir bahwa akan banyak menolak orang,” jelas Durga. “Yang saya pikirkan, mungkin butuh waktu buat orang-orang untuk memahami komitmen saya terhadap motif-motif tato Indonesia.”

Durga tampaknya tidak perlu menunggu terlalu lama untuk orang mengapresiasi keseniannya. Berkat rutin mengikuti pameran dan konvensi tato di banyak negara, Durga menuai perhatian dari banyak media dan pencinta tato. Mereka begitu tertarik dengan motif dan teknik tradisional yang menjadi ciri khas alumnus ISI Yogyakarta ini.

Dilihat dari sejarah tato di Indonesia, maka dapat dikatakan, adalah natural jika kini merajah kulit menjadi gaya hidup. Mengutip Durga, tato mewakili kebebasan berekspresi. Dan masyarakat Indonesia kini makin dapat menerima beragam ekspresi termasuk tato. Akan halnya Durga, ia pelestari tato Indonesia. Tak masalah jika ia keberatan dengan julukan itu. (teks: sem purba - foto: widi arta seputra)

 
 
Makanan Pembunuh Libido
Anda tak sedang salah baca, dan kami tak salah tulis. Jika selama ini Anda mengenal istilah aphrodisiac atau makanan yang dapat meningkatkan libido, maka anaphrodisiac adalah kebalikannya. Berasal dari kata Aphrodite, dewi cinta dalam...
Prajurit Akhir Pekan
Di Taiwan, banyak orang kekurangan waktu di hari-hari kerja untuk berlatih, sehingga mereka berusaha menjaga bentuk tubuh dan penampilan keren dengan berolahraga di akhir pekan atau hari-hari libur. Mereka dijuluki “para prajuri...
Rambut Bagi Pria
Tampil keren dengan aksesori alami Anda. Enaknya pria, kita tak perlu menambahkan macammacam untuk melengkapi penampilan. Tuhan telah memberikan aksesori alami untuk dimanfaatkan: rambut wajah. Menurut pengamat mode Muara Bagdja, citr...

Esquire May 2013 - Internal Affair - Esquire Style
Esquire May 2013 - Rory Asyari for Man & Toys
See More Video...
Seksi

 
SEKSI (ks): 1. Pesona yang berkaitan dengan daya tarik seksual (bisa apa saja: tubuh, suara, mata) pada manusia dan makhluk lain yang tolok ukurnya bersifat personal. Jadi sah saja kok kalau Anda ingin bilang, monyet itu seksi banget! 2. Tuntutan peran, profesionalisme, rekayasa imaji atas nama kreativitas seni. 3. Beda tipis dengan porno/vulgar, bisa dikaitkan dengan intelektualitas atau hal lain tetapi ujung- ujungnya tak bisa dipisahkan dari akar kata itu sendiri, seks. Sulit dibayangkan Anda berkata, Nenek itu seksi sekali pakai bikini!



Adrenaline 360

UNITY CASA by BRAVACASA

Bazaar Art Jakarta

AMICA Spring/Summer Festival 2013

COSMO MEN 2013

Esquire Best Dressed Real Men 2013

Promo Ipad
 
Contact Us | Site Map | Mobile | Free Newsletter | FAQ | Privacy and Terms of Use
Subcribe | Advertise | Recommended Links
© 2009 - 2013 ESQUIRE - Indonesia

MRA Media Group