HomeSubscribeAdvertiseSite Map RSSContact UsAbout Us
 
 
Post on 04/06/2012
Momok Senpi

Kejahatan dengan menggunakan senjata api (senpi) menjadi momok menakutkan akhir-akhir ini. Selain peristiwa di Kelapa Gading yang diceritakan pada awal artikel ini, kita mungkin masih ingat peristiwa perampokan toko emas di Ciputat, Tangerang, kasus penembakan wartawan TVRI hingga terjangan peluru dalam kasus penyerbuan geng motor yang seperti terjadi berurutan di beberapa bulan terakhir.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengutarakan pihaknya tengah mendeteksi seberapa banyak dan dari mana saja asal senpi itu berasal, yang menurutnya kebanyakan adalah senpi ilegal. “Kita sedang telusuri juga tempat pembuatan senpi tersebut, karena sebagian senjata seperti buatan home industry,” jelasnya.

Tak hanya senjata “rumahan”, senpi ilegal menurut Rikwanto berasal dari senjata pabrikan yang pernah digunakan di daerah konflik seperti Palu, Aceh, Timor Leste, dan sebagian lagi diselundupkan dari luar negeri. Polda Metro Jaya sendiri sejak Januari 2012 sudah menyita 37 senpi yang 80 persen adalah senjata rakitan. “Ini berkaitan dengan terorisme yang biasanya memang senjata pabrikan tetapi tanpa nomor registrasi,” jelasnya.

Selain senpi ilegal, langkah preventif untuk mengurangi risiko yang bisa ditimbulkan dari senpi dilakukan dengan cara pemberian izin penggunaan senpi resmi yang sudah sangat selektif dan penarikan senpi yang sempat sudah keluar. “Tren pengajuan permohonan senpi sendiri menurun. Kami hanya memberikan kepada orang-orang yang bisa mengajukan permohonan penyimpanan senjata. Misalnya saja ada pejabat baru Bank Indonesia, karena sudah diatur UU dan layak diberikan untuk keamanan diri,” ungkap Rikwanto.

Saat ini pula pihak Polda sedang menarik senjata resmi yang sempat sudah keluar, misalnya yang sudah habis masa izin, atau orang yang menyimpan sudah tidak melapor lagi karena berbagai hal. “Saat ini sudah berhasil menarik sekitar 70 persen senjata resmi. Sisanya sekitar 1.400 masih dipegang oleh orang-orang yang resmi. Namun kita akan terus memantau,” pungkas Rikwanto. (Teks: Dicky Zulkarnain & Ramzy Hasibuan/ foto: Dok. Esquire)

 
 
Prajurit Akhir Pekan
Di Taiwan, banyak orang kekurangan waktu di hari-hari kerja untuk berlatih, sehingga mereka berusaha menjaga bentuk tubuh dan penampilan keren dengan berolahraga di akhir pekan atau hari-hari libur. Mereka dijuluki “para prajuri...
Rambut Bagi Pria
Tampil keren dengan aksesori alami Anda. Enaknya pria, kita tak perlu menambahkan macammacam untuk melengkapi penampilan. Tuhan telah memberikan aksesori alami untuk dimanfaatkan: rambut wajah. Menurut pengamat mode Muara Bagdja, citr...
Jangan Lupa Sarapan
Rutinitas pria eksekutif menuntut manajemen waktu yang efisien. Namun terkadang kesibukan mempersiapkan materi pertemuan bisnis menyita waktu di pagi hari. Alhasil tidak sedikit pria yang terpaksa melewatkan makan pagi, karena terbata...

Esquire May 2013 - Internal Affair - Esquire Style
Esquire May 2013 - Rory Asyari for Man & Toys
See More Video...
Seksi

 
SEKSI (ks): 1. Pesona yang berkaitan dengan daya tarik seksual (bisa apa saja: tubuh, suara, mata) pada manusia dan makhluk lain yang tolok ukurnya bersifat personal. Jadi sah saja kok kalau Anda ingin bilang, monyet itu seksi banget! 2. Tuntutan peran, profesionalisme, rekayasa imaji atas nama kreativitas seni. 3. Beda tipis dengan porno/vulgar, bisa dikaitkan dengan intelektualitas atau hal lain tetapi ujung- ujungnya tak bisa dipisahkan dari akar kata itu sendiri, seks. Sulit dibayangkan Anda berkata, Nenek itu seksi sekali pakai bikini!



UNITY CASA by BRAVACASA

Bazaar Art Jakarta

Festival Teluk Jailolo 2013

AMICA Spring/Summer Festival 2013

9 Summers 10 Autumns

COSMO MEN 2013

Esquire Best Dressed Real Men 2013

Promo Ipad
 
Contact Us | Site Map | Mobile | Free Newsletter | FAQ | Privacy and Terms of Use
Subcribe | Advertise | Recommended Links
© 2009 - 2013 ESQUIRE - Indonesia

MRA Media Group